Wednesday, June 30, 2010

MY PERSONALITY. what i didn't realize before.



i took a personality test from www.mypersonality.info and found out that i am an ENTJ person. yeah you probably will say: "what the heck is that? -.-" in fact i was kinda confused to. when I look at the diagram i somewhat understand, yet sort of disappointed---BECAUSE I DON'T REALLY WANT TO BE THAT KIND OF PERSON. hahahaha weird huh? i know.

here is the cute result of the so-called personality test:


it says that i'm a:
-Extraverted
-iNtuition
-Thinking
-Judging

so they were like comparing the right (extraverted, sensing, thinking, judging) and the left (introverted, intuition, sensing, perceiving) sides on deciding my personality. i couldn't agree more about "intuition" and "thinking". thank god i intuit things easily in a random and beautiful way. *but good instinct sucks sometimes, hahaha*
about thinking, umm i must admit it can be said like that because i've been through some rough times which requires me to think rightly and prefer thinking than sensing. *i realize too much sensing would only brought me to tears*

But extraverted? well, i do talk a lot. i mean a lot. but only around specific people. people whom i trust to be exact. i'm so good on making rules toward my self what to tell and what not. self control--yeah, i'm good at that. hahaha *again, there's certain reason why i said that confidently*
i'm also not an introverted. i love to share. but again--depends on who is the listener.
so, let's say, i'm just a verted person. haha *don't even know what that means, i just prefer to be in between*

and judging? well o well I HATE THAT WORD. but then again i realize. i should probably introspect more. am i really the person whom i thought i am? even by telling "i'm not a judging person", that means i already judged my self without any concrete base. right? *never mind. i also don't get what i just wrote*
i really hope that if i ever take this test again later, i would get perceiving to replace judging. that sounds catchier and lovelier. haha

okay. that was about my personality. you should try it. you might wrong all this time on judging your self about who you really are.

Friday, June 18, 2010

another repost from FB -,-"

i am now at the very static moment of my life (ahhh lebay -____-)
i want to write something. like a real thing. a good one. a really good one. but seems like the words are on their shy moment too on appearing on my brain (what the heck Dita -,-")

so, I opened my old notes on FB, and found this one. it hasn't been posted here yet, so i decided to re-post it. just for filling out the emptiness on june's folder,hahaha.

it's (as usual) pretty 'lebay'. but, you know, i made it during my 'heart broken' period, so... yeah, hahaha.

enjoy ;)


ARTI SIMPLE MENCINTAI KALO MENURUT SAYA.

Mencintai seseorang itu harusnya seperti apa?
Begitu banyak definisi kompleks.
Tapi bagi saya, hanya ada beberapa hal simple dalam mencintai seseorang (dalam konteks untuk dua orang yang saling mencintai. Bukan cinta yang pupus,hehe)

Mencintai itu adalah saat hatimu yg paling dalam diisi oleh ’dia’
Cuma satu orang. Dan ruangan hati itu ga ada tempat lagi untuk orang lain.
Karena kamu memang sudah tidak berminat untuk mencintai atau menyukai orang lain. Satu sudah lebih dari cukup dan rasanya sangat nyaman.

Mencintai itu adalah saat kamu sudah yakin
Cuma ’dia’ yang ingin kamu lihat untuk mengawali hari.
Dan terakhir kamu lihat sebelum tidur.

Mencintai adalah pada saat otakmu terisi dengan pujian dan kritik tulus untuk 'dia'.
Bahwa ’dia’ lebih cantik dari Britney Spears, atau ’dia’ lebih ganteng dari ’Brad Pitt’.
Bahwa kecantikan dan kebaikan hatinya adalah anugrah yang kamu akan selalu syukuri.

Mencintai itu adalah saat kamu tau.
Saat semuanya menjatuhkanmu, memojokkanmu, tidak yakin padamu.
’Dia’ selalu ada. Membangunkanmu, mengagungkanmu, dan sepenuhnya yakin padamu.

Mencintai itu adalah saat kamu tidak lagi ragu.
Kamu akan berjuang dan berdoa.
Untuk membahagiakan ’dia’ dan ga akan membiarkan ’dia’ terluka walau sedikitpun.

Mencintai adalah saat kamu merasa tenang.
Saat melihat wajah ’dia’, dengan senyuman dan tawanya.
Sesungguhnya hidupmu terasa sangat kurang tanpa ada senyum dan tawa itu.

Mencintai adalah saat kamu terus mengagumi ’dia’
Walau dia nanti sudah ubanan, ompong, lumpuh, atau mungkin tidak bisa punya anak.
’dia’ tetap orang yang terindah.

Mencintai itu adalah saat hatimu ingin memegang tangan ’dia’, memeluknya, bahkan menciumnya. Tapi kamu bisa menahan semua godaan itu. Karena kamu ingin menjaganya sampai nanti semuanya bisa dihalalkan. Dengan sebaik-sebaiknya.

Mencintai itu adalah pada saat kamu melihat ’dia’ menangis.
Kamu bisa menjadi tisu untuk air matanya.
Jadi pundak untuk tempat bersandarnya.
Dan jadi badut lucu untuk membuat ’dia’ tertawa lagi.

Mencintai adalah saat kamu berharap pada Tuhan, kamu ingin melewati hari bersama ’dia’. Bertengkar bersama ’dia’. Tertawa bersama ’dia’. Makan bersama ’dia’. Berdoa bersama ’dia’. Jalan-jalan bersama ’dia’. Sampai punya cucu dan sampai mati, terus bersama ’dia’.

Mencintai adalah saat kamu menerima kekurangan ’dia’ dan mengingatkan untuk kebaikannya.
Mencintai itu adalah kamu marah sama ’dia’. Sangat marah. Tapi hati kamu tetap memaafkan ’dia’. Alasannya, ya karena cinta.

Mencintai adalah pada saat kamu terus mengingat perjuanganmu mendapatkan ’dia’. Pada saat kamu ingat betapa dia bisa meluluhkan hatimu. Pada saat kamu ingat semua hal yang telah dilalui bersama. Semakin kamu ingat itu, semakin kamu mencintai ’dia’.


Selama 2 hati itu masih merasakan cinta yang sama, Mencintai itu simple kok.
Itu sih menurut saya.

Thursday, June 10, 2010

It's not you, it's not us, it's just me.

Ini bukan tentang kamu.
Kamu yang menggagalkan kepercayaanku.
Kamu yang berlari menyudutkan diri.
Kamu yang menangis untuk bahagiaku.
Kamu yang menjadi malaikat tanpa cahaya.

Ini bukan tentang kamu.
Kamu yang melatih kesabaranku.
Kamu yang bersembunyi saat aku cari.
Kamu yang tiba-tiba datang saat aku merasa cukup.
Kamu yang tiba-tiba lenyap saat aku merasa butuh.
Kamu yang masih sempat iseng-iseng saat aku merasa terasing.
Kamu yang masih bisa kurang kerjaan saat aku tetap bertahan.

Ini bukan tentang kita.
Kita yang dulu terikat batin.
Kita yang menyombongkan harmoni.
Kita yang mensucikan kesetiaan.
Kita yang sempat yakin akan kata satu.
Kita yang membohongi hati.
Kita yang bersahabat dengan waktu.
Kita yang akhirnya sadar, bahwa batin kita belum harmonis, kesetiaan dan kesatuan hati kita belum bisa melawan waktu.

Tetapi...

Ini hanya tentang aku.
Murni diriku.
Aku yang tahu akan keegoisanku.
Aku yang mempunyai batas pertahanan.
Aku yang sadar bahwa yang benar adalah benar, dan salah adalah salah.
Aku yang mengerti tidak selamanya keinginanku harus rancu.
Aku yang belajar tentang pengorbanan, pencarian pembenaran, perjuangan, dan kerelaan.
Aku yang belum bisa menerima ke-apa-adaan diatas ke-ada-an yang aku inginkan.
Aku yang masih butuh pendewasaan.
Aku yang masih mencari keseimbangan nalar dan rasaku.

Jangan merasa meninggalkan lagi.
Karena sekarang aku yang pergi.
Aku pergi bukan karena kamu, bukan karena kita, tapi untuk diriku sendiri.

(dita purnama. June-10-2010)













Thursday, June 3, 2010

Sebuah Sajak yg Rancu

Mungkin kini hambar
Semua rasa itu sudah tercampur
Dan pernahkah kau mendengar tentang adonan tak padu?
Mungkin seperti itu rasanya

Mungkin kini berbeda
Semua sakit itu seakan tak butuh antibiotik
Cukup disuntik dengan satu cairan busuk
Dan lenyaplah mereka

Mungkin kini tiada
Karena keberadaan sempat digeser paksa
Walau tetap tak beranjak
Akhirnya buntu juga

Mungkin kini melangkah perlahan
Semua titik sudah bertemu
Bayangan tak lagi semu
Titik cahaya itu sudah telihat
Walau memang, samar dan jauh

Haruskah mati?
Tidak.
Haruskah menanti?
Tidak

Lalu apa? Entahlah
Mungkin bintang terang disana punya jawaban


**sajak yg terinspirasi dari salah satu lirik lagu Peterpan:

"...mungkin masaku tlah berlalu,
mungkin hatiku tak berbentuk lagi,
rasa ini takkan terobati,
tetapi mati takkan mengobati...
"

-DITA PURNAMA, JUNE 2010-






picture source klik here

HANYA SEPOTONG UCAPAN TERIMA KASIH UNTUK KALIAN2 YG LUAR BIASA :))

(again, it's a repost from my facebook notes. not that i'm less creative or anything. it just seems like more people will read it over there,hahaha. anyway, enjoy ^_^)



Wahh sudah lama sekali saya tidak menulis note.
Kalian semua pasti me-nanti2 dengan sepenuh hati ya. hahaha (plis deh dit -,-)
Mungkin karena sekarang tidak lagi dalam kondisi patah hati, jadi inspirasi agak ngadat. bwahahaha (ampun deh ampun -,-)--- eh tapi beneran lo, kalo hati lagi labil parah dan ngerasa terkatung-katung ngegantung ga jelas, kita bisa jd lebih puitis dan picisan. Beneran deh. Coba kalo ga percaya. Patahin noh hati masing2. Dan rasakan sensasi magisnya. ahaha *astafiruloooh -,-"

Ehm... sebenernya ini adalah note ga jelas yg secara spontan idenya hadir dikala rasa ngantuk belum menghampiri saya. Tujuannya sih biar ada kerjaan gitu.haha (Padahal tugas banyak yg belom selesai, hadeeh -____-)

Tapi ya sudahlah ya. When you feel like it, you should do it right away. Right?

Jadi tema dari tulisan ini adalah: ucapan terima kasih. (Buseeet. kaya abis nerima award aja gitu ya. hahaha)
Well, sebenernya sih iya. Saya baru saja memberi penghargaan buat diri saya sendiri sebagai seorang cewek mandiri. (horeeeeeee. prikitiew~). Bukannya sombong, tapi saya bangga karena saya baru saja mengalami satu fase unik dalam hidup saya. Saya baru saja selesai berperang dan akhirnya kalah dengan hormat dalam perang ini (yg di tag-in namanya pasti tau deh maksud saya apa. hoho)

Tidak perlu fontal, tapi sini deh saya kasih gambaran besar tentang perang ini.
Intinya: Saya adalah orang yg ambisius. Punya mimpi dan pengharapan yg tinggi. Dalam pencapaian sesuatu, saya ga mau setengah-setengah. Saya punya satu moto: If it can be dreamt, it can be done. Saya juga seorang pemuja kekuasaan Tuhan. Dari kecil saya udah ditanamkan satu pemikiran bahwa Tuhan itu baik dan adil. Dan Alhamdulillah sampai sekarang keyakinan itu ga pernah berubah. To make long story short, saya sempat punya satu keinginan dan pengharapan terhadap sesuatu--seseorang lebih tepatnya--sama Tuhan. Selama berbulan-bulan saya struggling sama diri sendiri tentang harapan ini. Saya jatuh bangun memperjuangkan apa yg saya inginkan, dan saya rasa saya butuhkan. Saya tiap hari kaya cacing kepanasan mencari pembenaran. Saya nanya kiri-kanan tentang hal yg saya lakuin ini bener ato ga. Status2 facebook saya pun mungkin dengan cukup jelas menggambarkan kelabilan hati saya. Sampe akhirnya saya nekat! Berkat saran dari orang2 terpercaya, saya ngelakuin satu hal ekstrim (please jgn negatif thinking dulu. hehe). Saya mutusin untuk memberanikan diri untuk ngelakuin sesuatu yg saya jadiin sebagai titik klimaks perjuangan saya. Disitu saya bener2 gambling dan nyerahin sepenuh-penuhnya sama Tuhan. Karena saya sadar, kalo saya ga berani beraksi (ci elaaa), saya bakal terus ngerasa ga nyaman. Saya bakal selalu bertanya-tanya kepada hal-hal yg ga ada jawabannya. Saya bakal terus berharap sama harapan kosong. Sampai akhirnya: SAYA TIDAK MENDAPATKAN APA YG SAYA INGINKAN.

Apakah saya sedih, kecewa, nangis, merasa bodoh, menyesal, lalala?
Ajaibnya: NGGA SAMA SEKALI.

Saya merasa: LEGA.

Mau tau kenapa? Karena saya mempunyai kesadaran bahwa:

1. Saya bukan seorang pecundang. Saya tau yg saya mau. Saya berjuang untuk hal yg saya mau. Saya punya keyakinan penuh sama mimpi2 saya. Dan saat itu tidak tercapai, saya sekarang jadi lebih tau sama langkah apa yg harus saya ambil ke depan.

2. Saya merasa disayang oleh Tuhan. Tuhan yg selalu ada kapanpun saya mau curhat, nangis, memohon, apapun itu. Saya yakin Tuhan udah ga tega liat saya berjuang sendiri. Tuhan capek ngeliat saya meyakini sesuatu yg tidak jelas. Tuhan ga mau saya hanyut dan kalut sama rasa yg saya pendam sendiri. Dan percaya ato ga, saya sudah merasakan kekuatan dari DOA. Hayo yg lain jangan segan2 untuk mencoba. Kekuatannya benar2 luar biasa. Dan sekarang saya percaya bgt sama satu kalimat yg pernah saya baca: TUHAN CUMA PUNYA 3 JAWABAN DARI TIAP DOA: 1) IYA 2)NANTI 3)NGGA. ADA YG LEBIH BAIK DARI ITU. Allah rocks. I love you :)

3. Saya ga lagi penasaran. Yup. Saya sudah memperjuangkan sampe peluh terakhir saya (lebaaaay). Sekarang saya tidak lagi bertanya-tanya, karena saya sudah menemukan jawabannya; saya akan mendapatkan sesuatu yg saya berhak. Saat saya sudah mati2an berjuang dan tetap ga ada hasil, berarti cuma ada satu hal yg pasti: ADA SESUATU YG LEBIH BAIK SEDANG MENANTI SAYA.

4. Inilah parameter ilmu ikhlas saya. Saya ngerasa dewasa secara instan!haha (Mie kali instan -,-")
Saya entah kenapa bisa mengontrol hati dan otak saya secara seimbang sekarang. Walaupun harus melalui jalanan panjang berliku dulu. hwehehe

Naaaaaaah dengan segala macam tetek bengek background cerita yg rada gajebo diatas, saya mau mengucapkan terima kasih untuk manusia2 yg Subhanallah berpengaruh besar sama perubahan besar di diri saya ini, ehm ehm:

1) PRISCA AKHAYA
How can I even describe it? A thank you woulnd't be enough. You're one of the greatest gift from God and I'm thankful for knowing you even though its been only months. I love you cebe ;)) <3


2) ANGGAH ARI DANIATI DAN ADHITYA PUTRA
Ehmm.. terima kasih untuk semua nasehat inspiratif yang membuat saya tidak ragu2 dalam bertindak. I'm glad that I shared with you guys. And I can't wait for the wedding invitation 4 years from now. hihihi

3) ASTRID ERAWAN
How could you ask for more if you already had a sister who cares and understands? :) I never regret on sharing my whole story with you. It's relieving to know that I'm not alone, and there are others who actually have the same situations or even worse. I love you and thanks for the precious times :)

4) LULU, CITRA, DAN DILLA.
Terima kasih untuk setiap tawa dan cinta ga bersyarat yg sudah kalian berikan. I love you all to the max :))

5) GEBRI DAN HESTY
^_^ Terima kasih atas waktu kalian untuk mendengarkan saya yg cerewet ga karu2an. Terima kasih karena selalu ada dan selalu membuat saya tenang dengan senyuman kalian yg manis. hihihi ;)

6) DEBO, GEBOY, JUNO, DAN CINDY.
Terima kasih buat setiap tawa yg selalu tercipta saat bersama kalian.

7) RYZA SATRIYA
Thanks for everything. Yes. Everything :) Terutama ajaran2nya supaya saya bisa ikhlas, merelakan, realistis, bisa meredam emosi, dan harus yakin bahwa saya pasti bisa sendiri.

Dan buat semua yg mungkin pernah saya ganggu waktunya hanya untuk meluapkan hal yg mungkin tak perlu terluapkan, hanya Tuhan yg bisa balas kebaikan kalian.

Kesimpulan dari note ini adalah:
- BERJUANG! Berjuanglah untuk satu hal yg bener2 diinginkan. Jangan malu, gengsi, takut apalagi. Saat kita yakin kita ingin, dan kita yakin keinginan kita itu baik, kenapa harus ragu2 dalam berjuang? Hasil akhir urusan Tuhan. Tuhan ga akan ngapa2in kalo kita cuma diem2 aja (QS.13:11)

- CINTAI DAN HARGAI DIRI SENDIRI. Manusia emang wajib sabar. Tapi sabar itu adalah hal yg ada kadaluarsanya. Ada batas2 tertentu dimana kita harus memformulasikan SABAR menjadi SADAR. Saat kita mencintai diri kita sendiri, kita ga akan mau diri kita tersakiti. Kalo saya ga berjuang, bisa aja saya dengan imutnya (cielaaa imuuut -,-") bersabar sampe kiamat. Tapi tanpa mengetahui kejelasan untuk sabar atas hal yg diharapkan, apa yg saya bisa pertaruhkan untuk diri saya sendiri? Mau sampai kapan saya harus ambigu dan menanti jawaban yg tidak pernah dipertanyakan?

- BERDOA ^_^ Ga perlu di deskripsikan lagi lah gimana pentingnya. Keep doing it, and you'll find the answer at the right time.

-MEMAAFKAN. Well. ini emang rada ga nyambung sama elaborasi kasus di atas (maafkan bahasa saya yg semakin malam semakin ga jelas. hahahaha). Tapi intinya, kita harus memaafkan. At least memaafkan diri sendiri yg cenderung angkuh dalam menerima kenyataan yg ada. Oh iya saya sekalian mau sharing link deh tentang memaafkan: http://www.youtube.com/watch?v=yW759z7HsTw

Ditonton ya videonya, hwehehe (promosi -,-")

Fiuhhhh. makasi banget atas kesudian saudara2 untuk membaca. Sungguh saya ga bermaksud buang2 waktu kalian. Ini murni dari hati saya yg terdalam; THANK YOU SO MUCH AND I LOVE YOU ALL :)

(my dormy room--May 25 2010)