Saturday, February 26, 2011

WHAT YOU ARE

Selamat siang teman-teman. Apa kabar dunia? semoga tetep asik lah. Kangen ya baca note saya? Aww makasiiii *o* (siap-siap dilempar sendal). Di Sabtu yang basah ini saya mau me-review sebuah lagu. Kalo ada pepatah yang bilang a picture worth a thousand words, mungkin bisa dibilang a song worth a thousand feelings kali ya. Saya yakin banget siapa cewek yang ngga klepek-klepek denger lagu Just The Way You Are-nya Bruno Mars. Kalo dinyanyiin itu sama cowok, bisa pingsan di tempat itu mah (Lebay ya? Oke, abaikan). Atau siapa cowok yang ngga angguk-angguk pas denger lagu Grenade-nya Bruno Mars. (Berhubung Bruno Mars tiket konsernya laku keras di Indonesia jadi saya kasih contoh lagu2 dia. Ngga harus bayar royalti kan Mas Brun?). Anyway, sayang sekali lagu yang mau saya review hari ini ngga ada hubungannya sama Bruno Mars. Saya mau ngebahas tentang sebuah lagu berjudul “What You Are”. Yang nyanyi Mbak Jewel. Itu loh mbak-mbak cantik bersuara imut dari Alaska. Masih ngga tau? Tanya Oom Google ya.

First of all, kenapa lagu ini? Jadi beberapa minggu yang lalu, saya maen Twitter dan liat temen saya yang namanya Ubas lagi rekomendasiin lagu ini. Berhubung ngga ada kerjaan dan kuota internet lagi membanjir, saya download lah lagunya. Setelah sekian lama, akhirnya saya bener-bener mendengarkan seminggu belakangan ini. Daaaaan, eng ing eeeng, I like it! Liriknya kayak mood booster gitu. Saya jatuh cinta sama lagu ini, dan lagu ini membuat saya jatuh cinta sama diri saya sendiri. Bingung? Nanti deh saya jelasin kenapa saya jatuh cinta dan berharap yang laen juga bisa jatuh cinta sama lagu ini dan sama diri masing-masing. Ngomong-ngomong, TULISAN INI HANYALAH OPINI SAYA SENDIRI YANG DIHARAPKAN BISA MENGINSPIRASI WALAU HANYA SEIPRIT. SAYA NGGA MENGHARAPKAN SEBUAH PERDEBATAN SENGIT NANTINYA GARA-GARA ADA YANG MERASA TERSINGGUNG. INI MURNI, PURE, ORIGINAL, CURAHAN OTAK SAYA DAN TIDAK ADA NIAT MENNYINGGUNG DAN MENYENGGOL SIAPA-SIAPA. JADI, NO OFFENSE YA. Oke, intip dulu yuk liriknya bareng2, mari... :

I'm driving around town

Kinda bored with the windows rolled down

See a girl on the bus stop bench

Dressed to draw attention

Hoping everyone will stare

If she don't stand out she thinks she'll disappear

Wish I could hold her, tell her, show her

What she wants is already there

A star is a star

It doesn't have to try to shine

Water will fall

A bird just knows how to fly

You don't have to tell a flower how to bloom

Or light how to fill up a room

You already are what you are

And what you are is beautiful

Heard a story the other day

Took place at the local VA

A father talking to his dying son

This was his conversation

"It's not supposed to be like this

You can't go first I can't handle it"

The boy said "Dad now don't you cry,

Remember when I was a child what you used to tell me when I'd ask why?"

(You'd say) Gravity is gravity

It doesn't try to pull you down

Stone is stone

It can't help but hold it's ground

The wind just blows, though you can't see

It's everywhere like I'll always be

You already are what you are

And what you are is strong enough

Look in the mirror

Now that's another story to tell

I give love to others

But I give myself hell

I'd have to tell myself

"In every scene there's a perfect plan"

Everything I hoped to be

I already am

A flower is a flower

It doesn't have to try to bloom

And light is light

Just knows how to fill a room

And dark is dark

So the stars have a place to shine

The tide goes out

So it can come back another time

Goodbye makes a love so sweet

And love is love so it can teach us

We already are what we are

And what we are is beautiful

And strong enough

And good enough

And bright enough

Udah baca? Gimana? Masih belom jatuh cinta? Ya udah ngga papa, saya bakal tetep nulis kenapa lagu ini bagus.

The first point of this song is You Gotta LOVE YOURSELF. Dasar dari mencintai yang lain-lain adalah mencintai diri sendiri dulu. Coba pikir deh, kalo kita ngga mencintai diri sendiri, kita bakal jauh dari yang namanya percaya diri, rasa syukur atas karunia yang dikasih, dan kalo orang-orang udah mulai mengkritik, langsung jatoh deh pasti. Gimana caranya dong bisa cinta sama Tuhan dan orang lain kalo mencintai diri sendiri aja kita belom bisa?

Mencintai diri sendiri itu beda sama menyombong dan egois. Disaat kita menyayangi sesuatu, kita bakal (cenderung) untuk menghargai, percaya, yakin, menjaga, terus memperbaiki yang salah, dan selalu memberikan yang terbaik kan? Nah, that’s what I’m talking about. When you love your self enough, you could be the happiest human alive. You give your self appropriate credit that won’t let people tear you down.

Coba liat lirik “See a girl on the bus stop bench. Dressed to draw attention. Hoping everyone will stare. If she don't stand out she thinks she'll disappear”

Jaman sekarang banyak banget kan ya orang yang naro perhatian luar biasa cuma buat penampilan. Saya ngga bilang itu salah loh. Everyone has their own style and they have the right to wear whatever they want. Yang salah adalah disaat mereka mencoba menjadi somebody that they’re not. Memakai sesuatu cuma buat nunjukin eksistensi dan diperhatikan orang lain. Jungkir balik dandan menor biar dicap keren. Ladies and gentlement, memang ini terdengar klise, tapi keren yang paling keren adalah keren yang berasal dari dalam. Maksudnya, kalo mau dianggap keren, ngga harus tampil wah terus kok. Emang ada sensasi ‘brrrr’ pasti seneng kalo semua orang natap kita trus bilang ‘woooow’, tapi terus apa? Kalo kita tampil biasa ngga pake make up cuma pake kaos oblong kita ngga berharga lagi gitu? Males banget ngga sih? Guys, you won’t dissapear just because your appearance is ordinary. Peduli penampilan itu bagus, itu bagian dari mencintai diri sendiri juga malah. Ngga lucu juga kalo punya pemikiran ‘inilah gue apa adanya, terima lah walau gue jarang gosok gigi’ Siapa yang mau deket-deket kalo gitu mah. What I mean is ngga usah berusaha terlalu keras untuk tampil mantap hanya untuk draw attention. Be your self, let people know your heart, then they will love you for who you really are and what you do, not from what you wear. Karena kalo menurut Mbak Jewel: A star is a star. It doesn't have to try to shine. Water will fall. A bird just knows how to fly. You don't have to tell a flower how to bloom or light how to fill up a room. You already are what you are and what you are is beautiful”

The second point of this song is ACCEPTING REALITY. Kalo di Sumatera Barat ada pepatah adat yang bilang “Alam Takambang Jadi Guru”, intinya apapun yang ada di alam semesta bisa dijadikan pembelajaran. Tentang menghadapi realita nih, kalo hidup ngga ada masalah sih namanya bukan hidup. Kita pasti pernah kesel, jatoh, sedih, depresi, dan istilah-istilah galau lainnya. Tapi coba dipikir-pikir lagi, masalah itu bisa selesai hanya dengan cara dihadapi kan? Pada akhirnya semuanya bisa terselesaikan, kalau kita mau coba mulai. Semua yang ada didunia ini ngga ada yang abadi (jadi kangen Peterpan). Yang nentuin expired date dari satu kegalauan, ya kita sendiri yang bisa. Percuma kita mohon-mohon 'Ya Allah tolong selesaikan masalah hamba' tapi kitanya cuma diem-diem aja menggalau nunggu masalah nya selese sendiri. Ngga bisa gitu juga kali brow and sist (eh udah kaya dangang di online shop aja nih pake brow and sist) Masalah yang kita dapet di dunia itu, udah di kadarin, se-sesuai dan se-pas mungkin sama kapasitas dan kapabilitas kita (Al-Baqarah (2) ; 286)

Liat betapa sederhananya analogi Mbak Jewel tentang bagaimana sesuatu itu udah tercipta sesuai kadar dan fungsinya masing-masing: Gravity is gravity, it doesn't try to pull you down. Stone is stone, it can't help but hold it's ground. The wind just blows, though you can't see. It's everywhere like I'll always be. You already are what you are and what you are is strong enough”.

Jadi kalo punya pemikiran ‘Masalah ini berat banget, gue ngga sanggup’, wah, itu harus diungsiin jauh-jauh. Di buang kalo perlu. Ganti sama ‘masalah ini dateng karena Tuhan yakin kalo gue sanggup untuk nyelesein ini, disaat semua berakhir gue bakal lebih kuat dan siap buat tantangan hidup lainnya’. Emang teoritis banget sih ya, tapi coba deh praktekin. Instead of whining the problems, face it. Deal with it. And the most important is solve it. Ibarat kata Mbak Jewel: “Dark is dark, so the stars have a place to shine ... Goodbye makes a love so sweet and love is love so it can teach us”.

Ada lagi lirik yang cukup nampar:Look in the mirror, now that's another story to tell. I give love to others, but I give myself hell

Hari gini ngga sedikit orang yang rela menderita demi cinta (terkesan sangat dangdut, tapi nyata toh?) Kalo udah gini, konsep mencintanya sudah salah dong. Masak orang laen udah enak-enak dapetin cinta dari kita, eh kitanya cuma dapet yang sedih-sedih dan sakit-sakitnya? Ya mungkin ada argumen seperti “mencintai seseorang itu harus rela berkorban” atau “cinta itu memaafkan” dan kalimat-kalimat pujangga lainnya yang sama sekali tidak salah. Tapi, kalo menurut saya, cinta itu mesti seimbang. Kalo kebanyakan sakit dari pada seneng mah udah ngga sehat. Lebih banyak sedih daripada tenang apa gunanya dong? Kebanyakan marah dan ngalah juga ngga baik kan?

NAH KEMBALI LAGI KE POIN PERTAMA KITA: Love Yourself. Kita adalah manusia yang butuh dihargai dan dicintai. Ngga ada satupun yang berhak bikin mental kita jatoh, menilai kita rendah, dan bikin kita minder, sedih atau sakit.

Jadi kesimpulannya: love yourself, appreciate what you have and accept reality as it is. Jangan memaksakan hal-hal yang ngga perlu dipaksakan. Jangan melebih-lebihkan hal yang sepantasnya sudah menjadi cukup. Jangan menggalaui sesuatu yang harusnya menjadi sebuah syukur. Life is good if you think its good and it’ll be bad if you make it bad.

Last but not least, inget kata Mbak Jewel: “We already are what we are and what we are is beautiful, strong enough, good enough, and bright enough”

Semoga semua sudah jatuh cinta sama diri sendiri by now. Download aja lagunya, enak kok buat didenger. Kalo ada beberapa hal yang ngga nyambung, tolong di ekstensien aja. Cukup sekian, terima kasih.

DITA. February 26 2011